Showing posts with label Kematian. Show all posts
Showing posts with label Kematian. Show all posts

Saturday, November 19, 2011

Penyakit Jantung, Penyebab Kematian Terbesar di Dunia


Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian terbesar di dunia, termasuk Indonesia. Penyebabnya pun beragam, selain pola hidup tak sehat, beberapa penyakit juga bisa memicu timbulnya penyakit ini.

Seiring dengan pola hidup yang semakin tidak sehat, semakin tinggi juga angka kejadian penyakit jantung. Lihat saja data-data seputar angka kematian akibat penyakit jantung yang kian membuat miris. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) menyebut, penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama kematian, yang meliputi 12,2 persen (7,2 juta) kematian di seluruh dunia.

Salah satu penyakit yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung mematikan ini ialah penyakit diabetes. Bahkan kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darahnya, tetapi karena kondisi komplikasi jantung mereka.

Penyakit Jantung
Karbohidrat, lemak, dan protein inilah yang jika asupannya tidak dikontrol, bisa menyebabkan diabetes yang berujung pada penyakit jantung. Kadar gula darah yang naik dalam waktu yang cukup lama bisa menjadi racun dalam tubuh sehingga bisa merusak pembuluh darah dan menaikkan kadar kolesterol.

Penyakit jantung koroner bisa disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh darah koroner).Jika hal tersebut terjadi, maka akan mengakibatkan otot jantung di daerah yang diperdarahi oleh pembuluh darah tersebut akan mengalami kekurangan aliran darah. Jika sumbatan menjadi total, maka orang yang bersangkutan akan terkena serangan jantung (heart attack) yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

Nyeri dada pada penyakit jantung juga disertai dengan penjalaran ke tangan kiri atau leher, terkadang disertai dengan sesak napas, mual, keringat dingin, atau rasa mau pingsan.

Jika nyeri dada yang dimaksud berlangsung lebih dari 15 menit, berarti orang yang bersangkutan telah terkena serangan jantung. Jika Anda mengalami nyeri dada tapi tidak yakin apakah itu suatu gejala jantung, baiknya Anda ke rumah sakit atau ke dokter spesialis penyakit jantung. Karena jika salah tebak atau terlambat, dapat berakibat fatal.

Penyakit lain yang bisa memicu terjadinya jantung ialah obesitas tengah (perut buncit) yang merupakan bentuk dari kegemukan. Kegemukan bisa menyempitkan pembuluh darah akibat menumpuknya lemak dalam darah. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, namun orang dengan obesitas tengah lebih tinggi lagi risikonya.

Bila ingin bebas dari penyakit jantung, usahakan untuk menjaga tekanan darah. Pasalnya, hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan penyebab terbesar dari penyakit jantung. Bahkan, 75 persen penderita hipertensi akan berujung pada penyakit jantung dan baru tersadari pada lanjut usia, ketika jantung telah ”lelah” bekerja untuk memompa darah dengan tekanan yang berat.

Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung, maka ada baiknya untuk menghindari risiko terjadinya penyakit pemicu tersebut, seperti melakukan gaya hidup sehat.

Sumber : lifestyle.okezone.com

Friday, July 1, 2011

Selamat Jalan Pak Morris

Siapa pencipta dasar OS Linux, Android, dan iOS? Salah satunya adalah Robert Morris. Beliau meninggal kemarin di usia 78 tahun.

Robert Morris adalah seorang ahli kriptografik, sekaligus salah satu bapak pendiri sistem operasi Unix. Ia meninggal di usia 78 tahun, Kamis (30/6).

Morris adalah seorang pembelajar yang bergelar sarjana (1957) dan meraih master di bidang matematika di Harvard (1958). Ia sempat bekerja di Bell Laboratories AT&T (1960-1986).


Di Labs, Morris menulis tentang matematika Unix, program kriptografik, dan skema enkripsi dasar, yang beberapa tahun kemudian berkembang sebagai Unix.

Per 1986-1994, Morris juga pernah bekerja di Agen Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA). Di sana ia adalah ketua ilmuwan National Computer Security Center.

Sebagai ketua ilmuwan, ia terlibat menciptakan prosedur keamanan standar untuk membekuk pemerintahan Saddam Hussein pada Perang Teluk 1991. Ia juga membantu FBI menerjemahkan kode bukti enkripsi.

Sistem operasi yang ada sekarang ini, seperti Linux, Android, iOS, Solaris, dan lain-lain berakar dari Unix yang diciptakan Robert Morris.

Google dan Apple patut berterima kasih pada ilmuwan yang satu ini.(Inilah.com)

Wednesday, June 29, 2011

Banyak Duduk Percepat Kematian

British Journal of Sports Medicine pada 2010 pernah merilis penelitian menarik tentang bahaya duduk yang bisa meningkatkan risiko kematian. Kini riset itu diperkuat dalam American Journal of Epidemiology Juni 2011.

Para ahli menyimpulkan duduk dalam jangka waktu lama atau sedikitnya 6 jam sehari cukup membuat seseorang mati muda. "Pria 18 persen adapun wanita 37 persen," begitu perkiraan persentase risiko kematian yang ditulis dalam Huffington Post. Kecenderungan ini berlaku setelah aktivitas rutin tersebut dilakukan selama 13 tahun.

Penelitian ini dinilai akurat lantaran dilakukan terhadap 123 ribu orang dalam kurun waktu 14 tahun. Para peneliti mengamati pola duduk seseorang dalam rentang waktu 3 jam dan 6 jam. Hasilnya, orang yang duduk 6 jam atau lebih yang paling banyak berisiko mati.


Seseorang yang berlama-lama duduk cenderung diserang berbagai penyakit seperti diabetes, depresi, dan obesitas. Tempat seseorang duduk pun tak jadi soal, apakah di kantor, sekolah, mobil, di depan komputer, atau televisi. Intinya duduk enam jam atau lebih berbahaya bagi kesehatan.

Lalu bagaimana cara mengatasi masalah duduk yang sudah menjadi kebiasaan manusia modern? Para peneliti American Cancer Society mengimbau masyarakat tidak khawatir.

Potensi kematian akibat duduk dapat dilawan dengan pola hidup sehat. Misalnya melakukan olah raga rutin minimal 30 menit yang dilakukan selama 5 hari dalam seminggu.(Tempointeraktif.com)

Saturday, December 18, 2010

23 Kematian aneh dalam sejarah


1. Meninggal karena berniat menggapai bayangan bulan di air

Penyair Cina Li Po (abad VII-VIII Masehi) merupakan penyair terkenal yang gemar mabuk-mabukan. Suatu saat ia sedang mabuk waktu naik perahu melewati sungai Yangtze. Ia melihat bayangan bulan di air. Karena mabuk, ia berusaha menggapai bayangan itu untuk memeluknya, namun gagal. Alhasil ia jatuh ke air dan tenggelam.

2. Meninggal karena janggut

Hans Steininger merupakan orang Austria yang terkenal karena janggutnya yang terpanjang di dunia. Panjangnya sekitar 140 cm. Pada suatu hari di tahun 1567, terjadi kebakaran yang mengharuskan semua orang lari. Beliau lupa mengikat janggutnya yang panjang. Karena terburu-buru, ia menginjak janggutnya sendiri dan terjatuh. Lehernya patah dan ia pun tewas seketika.

3. Meninggal karena menahan buang air kecil

Tycho Brahe (1546-1601) adalah seorang ahli astronomi. Pada tahun 1601, ia sedang menghadiri jamuan makan besar yang sangat lama, di Praha (sekarang Ceko). Adat pada masa itu meyakini bahwa kabur di tengah jamuan makan, termasuk untuk buang air, adalah sangat tidak sopan. Akibatnya beliau terpaksa menahan buang air kecil selama jamuan. Kandung kemihnya melebar sampai ambang batas, dan terjadilah infeksi (sistitis) yang fatal. Beliau meninggal 11 hari kemudian.

4. Meninggal karena tongkat konduktor

Jean Baptiste Lully merupakan konduktor yang memimpin orkestra pada perayaan kesembuhan Louis XIV dari sakitnya pada tahun 1687. Karena terlalu bersemangat, ia menjatuhkan tongkat konduktor tepat pada ibu jari kakinya. Terjadi abses (infeksi dengan nanah) dan diikuti gangren (pembusukan). Lully menolak amputasi, dan akhirnya ia pun tewas karena infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh.

5. Meninggal karena lidah tergigit

Allan Pinkerton (1819-1884) adalah seorang agen detektif yang terkenal dengan Pinkerton detective agency-nya. Suatu hari ia sedang berjalan di trotoar. Ia terpeleset. Tidak sengaja lidahnya tergigit, dan terjadilah infeksi yang kemudian membunuhnya.

6. Meninggal karena menendang peti

Mirip dengan Lully, tapi ini terjadi di awal abad 20 pada Jack Daniel, seorang pengusaha whiskey terkenal dari Tennessee, Amerika Serikat. Pada suatu subuh ia ingin membuka salah satu peti, namun ia lupa nomor kombinasinya. Ia mengamuk dan menendang peti tersebut. Salah satu jarinya terluka, meradang (infeksi), dan akhirnya menewaskannya.

7. Meninggal karena kulit jeruk

Bobby Leach (1858-1926) adalah seorang stunter. Ia juga orang kedua di dunia yang berhasil menaklukkan air terjun Niagara dengan barrel-nya. Ia meninggal tahun 1926, dua bulan setelah tungkainya diamputasi. Mengapa? Ternyata ia terpeleset akibat menginjak kulit jeruk di jalanan, di Selandia Baru. Tungkainya patah dan terjadi infeksi berat. Saat itu belum ada antibiotik….

8. Meninggal karena parasut gagal mengembang

Pada tahun 1912 Franz Reichelt mengklaim dirinya berhasil mengembangkan jaket berparasut. Suatu penemuan baru. Ia ingin mencobanya dengan melompatdari puncak menara Eiffel. Sebelumnya ia berencana memakai boneka, namun akhirnya tidak jadi. Ia memutuskan menjajal sendiri jaket tersebut. Ternyata, seperti yang dikhawatirkan banyak orang, jaket itu tak berfungsi dan ia pun tewas seketika.

9. Meninggal setelah diracun, ditembak 4 kali, dipukul, dan akhirnya tenggelam

Grigori Rasputin (1869-1916) mula-mula diracun dengan sianida. Dosisnya setara untuk menewaskan 10 orang. Tapi karena diketahui kemudian bahwa sianidanya sudah rusak oleh pemanasan makanan, ia tidak mati. Lalu ia ditembak dari belakang oleh Felix Yusupov dan teman-temannya. Ia tidak mati juga. Ia ditembak lagi 3 kali, tapi tidak mati juga. Akhirnya Rasputih dipukul dengan tongkat dan akhirnya ditenggelamkan ke Sungai Neva yang dingin. Dari hasil autopsi, sebab kematian sebenarnya adalah tenggelam.

10. Meninggal karena bola bisbol

Ray Chapman (1891-1920) dikenal sebagai satu-satunya pemain yang tewas dalam pertandingan bisbol. Ia tewas karena kepalanya kena lemparan bola dari Carl Mays. Pada saat itu, bola bisbol selalu dilumuri tanah oleh pelempar bola sebelum dilemparkan, untuk mempersulit lawan melihat bolanya.

11. Meninggal karena selendang

Isadora Duncan (1877-1927) dikenal sebagai tokoh tarian modern. Ia gemar mengenakan selendang pada saat bepergian. Pada September 1927, ia sedang naik mobil, dengan jendela terbuka (!) dan mobil bergerak dalam kecepatan tinggi. Saat itu ia memakai selendang yang berukuran besar. Karena selendangnya “terbang” sampai ke ban mobil, ia tercekik seketika dari jendela mobil.

12. Meninggal saat membicarakan Hitler

Pada tahun 1943, seorang kritikus nazisme dan fasisme bernama Alexander Woolcott meninggal setelah mengalami serangan jantung saat tengah membicarakan Adolf Hitler.

13. Meninggal di panggung konser

Leslie Harvey, gitaris Stone the Crows, meninggal pada tahun 1972 karena tersengat listrik dari mikrofon yang ia gunakan di panggung konser.

14. Meninggal saat siaran TV

Christine Chubbuck (1944-1974) merupakan satu-satunya reporter televisi yang meninggal di tengah siaran langsung televisi. Ia menembak kepalanya sendiri pada siaran Suncoast Digest (WXLT-TV) tanggal 15 Juli 1974 dengan revolver 38 mm. Chubbuck sebelumnya memang sudah bermasalah dengan depresi yang berlarut-larut.

15. Meninggal karena “dibunuh robot”

Robert Williams sedang berusaha mengambil suatu barang di rak penyimpanan Ford Motor’s Flat Rock karena robot sedang tidak berfungsi. Tiba-tiba robot bergerak dan lengan robot tersebut membentur kepala Williams. Ia tewas seketika pada 25 Januari 1979. Hanya 2 tahun berselang, kecelakaan serupa terjadi di Jepang. Kenji Urada gagal mematikan robot yang akhirnya secara tidak sengaja mendorong tubuhnya ke dalam mesin giling (!).

16. Meninggal karena terpenggal helikopter

Victor Morrow (1929-1982) dan 2 orang aktor anak yang bersamanya tewas karena terpenggal baling-baling helikopter saat sedang syuting untuk film Twilight Zone, pada tahun 1982. Kasus ini mendorong pemerintah Amerika Serikat merevisi undang-undang perlindungan tenaga kerja anak dan peraturan keamanan serta jaminan keselamatan di lokasi syuting.

17. Meninggal karena kaktus

Masih tahun 1982, David Grundman dan seorang temannya sedang pergi berburu kaktus. Mereka bertemu sebuah kaktus besar. Kaktus ini adalah kaktus Saguaro setinggi hampir 8 meter yang berumur kira-kira 100 tahun. Di depannya ada sebuah kaktus kecil. Mereka menembaki kaktus kecil dulu, berhasil. Sekarang giliran yang besar. Tapi yang terjadi, malah kaktus raksasa tadi tertembak sampai bolong, dan akhirnya jatuh menimpa Grundman. Ia meninggal seketika. Benar-benar balas dendam oleh kaktus!

18. Meninggal karena tutup botol

Tennessee Williams (1911-1983), penulis drama Amerika Serikat, tewas karena tercekik tutup botol yang tertelan saat ia mabuk di sebuah hotel di New York. Hal ini diduga berkaitan dengan kebiasaannya menaruh tutup botol di kedua mata dan mulutnya saat sedang minum-minum.

19. Meninggal saat melawak

Dick Shawn (1924-1987) sedang melawak tentang kampanye politik di Amerika Serikat. Setelah mengatakan “I will not lay down on the job!” (Saya tidak akan meletakkan jabatan!), ia langsung terbaring di lantai. Penonton mengira itu adalah bagiandari lelucon. Tapi karena ia tak bangun-bangun lagi, beberapa petugas panggung pun memeriksanya dan melakukan bantuan napas darurat. Tidak lama kemudian ia pun meninggal.

20. Meninggal saat “rekonstruksi”

Pada tahun 1991, seorang wanita Thailand berusia 57 tahun bernama Yooket Paen, terpeleset kotoran sapi sedang berjalan di kebunnya. Setelah itu ia terpegang sebuah kabel telanjang (tanpa bungkus), dan tersengat listrik sampai meninggal. Setelah pemakamannya, adik Paen datang ke kebun tersebut. Ia juga terpeleset kotoran sapi yang sama, terpegang kabel yang sama, dan meninggal juga.

21. Meninggal karena domba

Pada tahun 1999, Betty Stobbs sedang memberi makan domba-dombanya dengan sepeda motor. Makanan untuk para domba tersebut terletak di bak belakang sepeda motornya. Saat itu, domba-domba tersebut rupanya sedang kelaparan. Mereka pun menyerbu bak belakang tersebut, sampai-sampai Stobbs terlempar ke jurang sedalam 30 meter. Ia belum meninggal karena “lemparan” ini. Namun ke mana sepeda motornya? Ternyata ada tepat di belakangnya, dan ia pun tewas tertimpa sepeda motornya sendiri.

22. Meninggal karena rak buku

November 2006, Mariesa Weber (38 tahun) diduga hilang. Sudah 2 minggu ia tidak ditemukan keluarganya (padahal ia tewas di rumah sendiri!). Namun akhirnya ia ditemukan berada di bawah tumpukan rak buku yang jatuh. Tampaknya ia sedang berusaha mencolok kabel televisi ke colokan listrik, yang hanya bisa dicapai dengan berdiri di atas meja tulis di sebelah rak buku. Namun celakanya ia jatuh dengan kepala lebih dulu, dan rak bukunya ikut jatuh menimpa Weber.

23. Meninggal karena game online

Pada tahun 2005, Lee, seorang Korea Selatan berusia 28 tahun, tewas setelah 50 jam nonstop bermain Starcraft di sebuah warnet di Daegu. Starcraft adalah game online.

Sumber:http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=45330

Saturday, December 4, 2010

Apa Pembunuh Manusia Nomor 1?



Jakarta – Kematian seseorang bergantung pada umur, jenis kelamin, ras, dan tempat tinggal. Namun ada satu hal yang menjadi pembunuh manusia paling wahid.

Penyakit jantung koroner terjadi ketika jantung tak menerima cukup darah, hal ini berpotensi menyebabkan serangan jantung. Mereka yang memiliki penyakit diabetes, hipertensi, kolesterol abnormal, faktor risiko genetik, dan perokok, rawan penyakit ini.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), tiap tahun sekitar dua juta orang mati karena penyakit ini di Amerika Serikat (AS). Rata-rata, pada 600 ribu kasus kematian, disebabkan oleh serangan jantung dan 500 ribu kematian disebabkan kanker, khususnya kanker paru-paru.

Posisi ketiga penyebab kematian terletak pada jenis kelamin, semua orang AS di semua umur dan ras memiliki kemungkinan cedera tak disengaja. Kebanyakan disebabkan karena kesalahan rumah sakit, kecelakaan mobil, kebakaran dan racun (overdosis). Posisi keempat hingga ketujuh adalah penyakit saluran pernapasan kronis, stroke, diabetes, dan bunuh diri.

Penyebab kematian di seluruh dunia, selain karena kurangnya ketersediaan perawatan kesehatan, gaya hidup dan kekayaan juga berpengaruh. Namun, penyakit jantung masih menjadi pembunuh utama, diikuti stroke, infeksi pernapasan, penyakit diare, HIV/AIDS, TBC, kanker, kecelakaan kendaraan bermotor, dan kelahiran prematur.

Sumber:http://teknologi.inilah.com/read/detail/1023762/apa-pembunuh-manusia-nomor-1

Monday, November 29, 2010

10 Tips Menghindari Kematian yang Sia-sia



Kematian memang akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Tapi sebagai makhluk yang berakal, manusia wajib berusaha untuk hidup sehat agar hidup tidak sia-sia.

Dilansir dari Howstuffworks,setidaknya ada 10 cara agar manusia terhindar dari kematian yang sia-sia yaitu:

1. Waspadai berat badan

Anda akan sehat dan hidup lebih lama dengan indeks massa tubuh (BMI) di bawah 25 atau tidak lebih dari 29. Orang dengan BMI di atas 29 (obesitas atau kegemukan) akan mengalami efek kesehatan yang merugikan berlipat ganda.

Orang yang obesitas sangat mungkin memiliki glukosa darah yang tinggi. Konsekuensi dari glukosa darah tinggi (diabetes) tidak hanya menyebabkan plak yang akhirnya mempersempit pembuluh darah khususnya arteri koroner, tetapi juga merusak saraf, ginjal, mata dan sistem kekebalan tubuh.

Orang dengan berat badan berlebih juga sangat mungkin mengalami hipertensi, serangan jantung, stroke atau gagal ginjal.

2. Dengarkan tubuh Anda

Jangan pernah meremehkan apapun tanda atau sinyal yang diberikan tubuh Anda. Jika Anda merasa ada sesuatu yang aneh atau sakit, berusahalah proaktif untuk mencari tahu penyebabnya sehingga dapat mencari bantuan medis lebih dini. Lakukan pemeriksaan fisik secara teratur dan jalani skrining dengan tepat.

3. Ikuti petunjuk yang ada

Begitu banyak petunjuk dan instruksi yang diberikan untuk alasan yang baik. Petunjuk akan memberitahu bagaimana melakukan hal yang benar sehingga seseorang tidak akan terluka atau melukai orang lain. Untuk meningkatkan peluang hidup panjang, ikutilah setiap petunjuk yang ada, misalnya aturan minum obat dan lain-lain.

4. Hiduplah dengan bersih

Studi menunjukkan bahwa semakin sering Anda mencuci tangan, semakin kecil kemungkinan Anda untuk sakit. Menjaga tangan tetap bersih adalah salah satu cara terbaik untuk menghindari penyakit.

5. Mengemudilah dengan hati-hati

Kecenderungan untuk mengemudi secara ugal-ugalan di jalan raya membuat Anda memiliki risiko besar untuk berada di kamar mayat. Mengemudilah dengan hati-hati, perhatikan rambu, gunakan sabuk pengaman atau helm saat berkendara dan jangan mengonsumsi alkohol, narkoba saat Anda akan mengemudi.

6. Katakan tidak!

Katakan tidak untuk rokok, alkohol, obat-obatan terlarang dan panyalahgunaan resep obat. Semua hal-hal tersebut adalah cara terbaik untuk memastikan Anda berada di kamar mayat. Segeralah cari bantuan untuk bisa berhenti bila Anda sudah terlanjur menjadi pecandu.

7. Perhatikan apa yang Anda lakukan

Pikirkan tentang konsekuensi dari semua tindakan yang Anda lakukan. Memang kematian bisa menimpa siapa saja dan dimana saja, tapi setidaknya Anda bisa mencegah dengan hal yang sederhana dari apa yang Anda lakukan. Setidaknya ada empat perilaku yang bisa menyebabkan kematian, yaitu pembunuhan, bunuh diri, alam dan kecelakaan.

8. Nikmati waktu Anda

Nikmatilah setiap waktu yang Anda miliki. Jalani kehidupan dengan optimistis tetapi tidak menghilangkan kualitas waktu yang Anda miliki. Banyaklah tersenyum dan bersyukur untuk meringankan beban pikiran.

9. Hindari kesepian

Hubungan pertemanan, sosial dan asmara merupakan hal yang penting untuk kesehatan. Orang yang memiliki banyak teman dan hubungan sosial yang baik akan hidup lebih sehat dan berumur panjang.

10. Tetapkan prioritas hidup

Semua orang perlu memiliki hal-hal penting dalam hidupnya dan menetapkan prioritas yang masuk akal bagi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Orang yang memiliki daftar prioritas akan menjalani hidup dengan optimistis dan bersemangat.

Sumber:http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=109976

Friday, November 19, 2010

7 Tokoh yang Terbunuh oleh Karyanya Sendiri

 Teknologi memang bisa memberikan kemudahan. Namun bila tak hati-hati, ia juga bisa membahayakan penggunanya.
Bak 'pagar makan tanaman', inovasi dan teknologi ternyata juga bisa mencelakakan, bahkan merenggut nyawa tuannya. Akhir September lalu, Jimi Heselden, pemilik perusahaan yang memproduksi Segway, sebuah kendaraan semacam scooter yang populer di AS, tewas saat menumpangi kendaraan beroda dua itu.

Discovery mengumpulkan kisah-kisah para penemu atau pemilik inovasi, yang tewas secara tragis oleh produk besutan mereka sendiri. Berikut ini para penemu atau pemilik inovasi yang tewas oleh inovasinya sendiri.
1. James Heselden 
Pada 26 September 2010, James Heselden, pemilik perusahaan Inggris Hesco Bastion, perusahaan yang memproduksi Segway, meninggal akibat mengendarai kendaraan roda dua itu.
Menurut saksi mata, pria berusia 62 tahun itu terjatuh dari Segway dan tergelincir ke dalam jurang berkedalaman 30 kaki, hingga akhirnya jasad dan Segway-nya ditemukan di sungai, di dekat kediamannya di West Yorkshire, Inggris.

Segway
Ironisnya, kecelakaan tragis ini cuma selang sehari sebelum pengumuman sebuah riset yang mengungkapkan peningkatan angka kasus cidera akibat kecelakaan Segway, yang mayoritas korbannya adalah para pengendara Segway baru yang belum berpengalaman.

2. Harry Houdini
Harry Houdini















Siapa tak kenal dengan pesulap kondang ini. Harry Houdini, bukanlah pesulap yang menggunakan metoda tradisional. Ia terkenal dengan berbagai trik jenius yang ia ciptakan. Namun, ternyata Houdini meninggal akibat penyakit usus buntu gara-gara memamerkan trik fisik kepada penggemarnya.

Sebelum memulai sebuah pertunjukan, dikabarkan dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk memperagakan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka.
Karena menuruti permintaan itu, penyakit usus buntu yang telah diidap Houdini makin meradang dan bertambah parah. Pada 31 Oktober 1926, Houdini yang saat itu berusia 52 tahun, meninggal akibat operasi usus buntunya gagal. Houdini dikubur dibaringkan pada kotak tempat ia biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: "buried alive (dikubur hidup-hidup)".

3. Marie Curie
Berkat penemuannya, Marie Curie menjadi wanita pemenang penghargaan Nobel pertama sekaligus menjadi orang pertama yang memenangkan dua penghargaan Nobel sekaligus. Namun, Curie juga merupakan korban dari penemuan dan eksperimennya sendiri: unsur radioaktif.
Marie menemukan dua unsur radioaktif radium dan polonium. Ia giat sekali menggunakan radon, gas yang dihasilkan oleh unsur radium, untuk penyembuhan penyakit bagi para serdadu yang terluka pada perang dunia pertama.

Mary Curie

Belakangan, baru diketahui bahwa radon memiliki sisi yang mematikan. Setelah sekian lama berinteraksi dengan unsur mematikan itu, perlahan kesehatannya terus menurun. Akhirnya Curie meninggak pada 4 Juli 1934, di usia ke-66 tahun.

Ia meninggal akibat anemia aplastic, sebuah kondisi di mana sumsum tulang tidak lagi memproduksi sel darah yang baru. Hari ini dunia medis mencatatnya sebagai akibat dari paparan radiasi.

4. Thomas Andrews
Bangkai kapal Titanic di dasar laut Atlantik Utara
Thomas Andrews adalah salah seorang arsitek kapal Titanic, asal Irlandia yang saat itu berusia 39 tahun. Sebagai seorang pembuat kapal yang bertugas mengawal kapal besutannya, Andrews turut dalam perjalanan perdana Titanic.
Pada 15 April 1912, akhirnya, sampai akhir hayatnya, Thomas pun 'mengiringi' ajal kapal besar itu bersama para penumpang lainnya.



 
5. Horace Lawson Hunley
Hunley adalah seorang legislator, pengacara, sekaligus insinyur marinirbagi tentara konfederasi AS. Dan penemuan terkenalnya adalah: kapal selam, yang digunakan pada perang saudara Amerika Serikat.

Horace Lawson Hunley, penemu Kapal selam pertama

Namun, saat itu penemuan Hunley memang belum memiliki standar pengamanan yang cukup bagi manusia. Lima dari sembilan anak buah kapal selam saat itu, meninggal pada misi penyelaman perdana.

Pada 15 Oktober 1863, Hunley sendiri pada akhirnya turut ambil bagian pada ujicoba kedua, yakni dengan misi penyerangan terhadap pemblokiran kelompok Union di Charleston Harbour. Pada ujicoba kedua ini, semua kru kapal selam termasuk Hunley yang saat itu berusia 40 tahun, meninggal.
Tentara-tentara konfederasi berhasil mengambil bangkai kapal selam dan memperbaiki kapal selam ini. Pada ujicoba ketiga, akhirnya kapal selam berhasil menenggelamkan sebuah kapal milik Union.
Sayangnya, keberhasilan itu tak dapat dirayakan oleh para kru, mengingat pada akhirnya kapal selam itu tiba-tiba tenggelam bersama seluruh krunya. Setelah hilang selama 132 tahun, akhirnya jenazah Hunley ditemukan di dasar Samudra Atlantik, di dekat Charleston Harbour.

6. Alexander Bogdanov
Tak banyak yang mengenal nama ini. Namun, temuannya sangat penting bagi dunia kedokteran: transfusi darah. Bogdanov, yang juga seorang ekonom, profesor, dokter, dan pendiri Bolshevisme, mencoba untuk menyediakan transfusi darah secara terus menerus.
Pada 1928, Bogdanov berhasil mengujikan alat transfusi ini pada dirinya hingga 11 kantung. Namun, yang ke 12 ternyata fatal, Bogdanov kemudian meninggal. Para peneliti terbelah mengenai penyebab meninggalnya ilmuwan 55 tahun itu. Ada yang mengatakan ia terkena penyakit infeksi darah, inkompatibitas jenis darah, atau bahkan bunuh diri.

7. William Bullock
William Bullock adalah pria kelahiran New York, tahun 1813, yang menemukan alat press cetak putar. Alat ini bekerja mengepres dengan memutar rol kertas secara kontinyu.

Mesin pres cetak buatan William Bullock

Kisah legenda yang berkembang, kemudian menyebutkan Bullock secara tak sengaja tubuhnya tertarik oleh putaran mesin. Kakinya luka oleh mesin ini. Belakangan pria yang saat itu berusia 54 tahun itu, mengalami infeksi dan tak lama kemudian ia meninggal dengan kakinya yang telah membusuk.

Sumber:http://teknologi.vivanews.com/news/read/189475-10-tokoh-yang-terbunuh-oleh-karyanya-sendiri

Monday, November 15, 2010

'Kamera Darah' Bantu Investigasi Pembunuhan

 Jakarta - Sebuah penemuan baru bisa membantu tim investigasi menguak kasus pembunuhan hanya dengan memotret bercak darah di tempat kejadian perkara (TKP). Ya, ini bisa dilakukan dengan bantuan 'kamera darah'.

Tim peneliti yang dipimpin Stephen Morgan dan Michael Myrick dari University of South Carolina di Kolombia, mengembangkan prototipe kamera yang menggabungkan cahaya infra merah dan lapisan transparan yang terbuat dari albumin protein.

Dilansir New Scientist dan dikutip detikINET, Senin (15/11/2010), lapisan transparan tersebut berfungsi sebagai penyaring dan mampu mendeteksi noda darah dengan menyaring panjang gelombang yang tidak berciri khas protein darah.

Dengan demikian, kamera dapat membuat zat tidak terlihat muncul kembali dan memungkinkan tim forensik lebih cepat memindai TKP untuk meneliti noda darah tanpa merusak bukti berharga lainnya. Hebatnya lagi, kamera ini dapat mendeteksi noda darah, bahkan meski sampel darah telah diencerkan sebagian.

Seperti diketahui, metode yang kerap digunakan untuk mendeteksi darah saat ini adalah dengan menggunakan cairan luminol. Cairan kimia itu umumnya disemprotkan di sekitar TKP dan bereaksi dengan zat besi dalam noda darah, sehingga menghasilkan cahaya biru yang dapat terlihat dalam gelap.

Luminol sendiri sebenarnya adalah racun yang bisa mencairkan sampel darah sehingga DNA sulit diteliti. Selain itu, penggunaan luminol dapat merusak pola percikan darah yang bermanfat bagi ahli forensik untuk menentukan bagaimana korban meningal. Luminol juga bereaksi dengan bahan lain seperti pemutih atau minuman soda dan kopi, sehingga hasil investigasi rentan positif palsu.

Nah, 'kamera darah' tentunya akan menjadi sebuah penemuan yang sangat bermanfaat. Kamera ini dapat membedakan darah dan zat lain di sekitarnya, dan bisa digunakan untuk meneliti tempat-tempat bernoda darah yang memerlukan analisa kimia lebih lanjut tanpa merusak sampel. 

Sumber:http://www.detikinet.com/read/2010/11/15/162025/1494800/398/kamera-darah-bantu-investigasi-pembunuhan/?i991102105

Sunday, November 14, 2010

Pria Ini Dinyatakan Tidak Bersalah Setelah Dihukum Mati


Pengadilan Amerika Serikat (AS) di Texas, melakukan kesalahan besar dengan menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pria pada 1991 silam. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pria tersebut tidak bersalah sama sekali. Hakim Charlie Baird memimpin sidang guna memutuskan bukti yang diajukan dalam sidang terhadap Cameron Todd Willingham. Willingham sendiri dieksekusi mati pada 2004 setelah berkali-kali mengajukan banding, namun ditolak.
Jika dalam pemeriksaan ulang bukti atas kasus Willingham memang salah, maka pria yang dituduh melakukan pembakaran disengaja tersebut menjadi pria pertama yang dinyatakan tidak bersalah setelah dihukum mati. Ini merupakan sejarah terburuk dalam era pengadilan modern AS.
Ahli forensik John Lentini, yang memeriksa kasus pembakaran menyatakan, investigasi atas kasus Willingham didasarkan atas pemeriksaan forensik yang belum disetujui sama sekali.
Pada 2004, saat Willingham dieksekusi diketahui amat luas jika teknik dan asumsi atas kasus pria ini amat invalid.
“Pemeriksaannya (Willingham) bahkan tidak memenuhi standar tahun 1991,” ungkap Lentini seperti dikutip AFP, Jumat (15/10/2010).
Pihak pengacara yang mewakili keluarga Willingham juga memanggil Bruce Hurst, seorang ahli forensik yang mengajukan laporan pada 2004 atas kasus ini. Laporan itu mempertanyakan hukuman mati yang dijadikan kepada Willingham.
Sementara Gubernur Texas Rick Perry menolak untuk membatalkan eksekusi terhadap Willingham meskipun Hurst mengajukan laporan serta bukti yang membantah keterlibatan pria itu.

Sumber:http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=123385

Monday, November 1, 2010

Dikira Perampok, Sang Aktor Tewas Ditembak

 Mungkin karena piawainya dalam berakting, seorang warga Filipina tidak mengetahui bahwa seorang aktor sedang berlaga di kampungnya. Akibatnya, aktor ini tewas diterjang timah panas karena dikira anggota kawanan pembunuh bertopeng.

Laman berita CNN melaporkan bahwa peristiwa ini terjadi di sebuah desa di Cebu, Filipina tengah, saat sebuah perusahaan Inggris sedang memproduksi film berjudul “Going Somewhere”.

Aktor Kirk Abella, 32 tahun, diharuskan berakting sebagai seorang perampok bertopeng dengan mengenderai sepeda motor. Abella juga membawa sebuah pistol mainan untuk menunjang perannya.

Eddie Cuizon, 52, seorang penjaga keamanan di desa tersebut, mengatakan bahwa dirinya tidak diberitahu sebelumnya mengenai adanya shooting film di daerahnya.

Kepala polisi distrik Parian, Alexis Relado, mengatakan bahwa Cuizon menembak Abella saat aktor kawakan Filipina ini berusaha kabur. Padahal, menurut Relado, saat itu Abella tengah berakting.

Cuizon mengatakan bahwa saat itu dia baru bangun tidur dan tidak menyadari apa yang terjadi. Dia memang tengah memperketat pengawasan atas desanya menyusul banyaknya laporan kawanan bersenjata di daerah tersebut. Kebanyakan pembunuhan di jalan-jalan Filipina dilakukan oleh para pengendara motor bertopeng.

Melihat Abella sebagai perampok bertopeng, dia lantas berusaha menghentikan laju motor aktor tersebut. Namun, tutur Cuizon, bukannya berhenti, Abella malah justru tancap gas dan melukai lutut Cuizon. Penjaga kampung ini kontan mengeluarkan pistolnya dan menembak. Abella meregang nyawa ditempat.

Cuizon ditahan polisi atas tuduhan pembunuhan dan pelanggaran undang-undang kepemilikan senjata api. Sementara itu, sutradara Inggris Alan Lyddiard yang menggarap film tersebut tidak dapat dimintai keterangan perihal insiden yang menimpa aktornya.(vivanews.com)

Sunday, October 31, 2010

Mahasiswa Tewas Setelah Memprediksi Kematiannya di Twitter

 Declan Sullivan, 20 tahun, mahasiswa Amerika Serikat meninggal setelah beberapa menit sebelumnya menuliskan kematian di akun situs mikrobloging Twitter miliknya. Sullivan tewas dalam kecelakaan yang mengerikan.

Sullivan saat itu tengah merekam latihan sepakbola di tempat kuliahnya, Notre Dame University di Indiana, Amerika Serikat. Tiba-tiba ada angin kencang yang merobohkan sebuah menara video dan menimpa tubuh Sullivan.

Sebelum insiden ini terjadi, dia memposting dalam twitternya: "Hembusan angin hingga 60mph hari ini akan menyenangkan.. saya kira saya sudah hidup cukup lama."

Direktur Atletik Universitas tempat kuliah Sullivan, Jacob Swarbrick mengatakan kepada New York Times bahwa menara itu roboh karena terjangan angin yang luar biasa. Dia mengatakan pihak universitas akan melakukan investigasi atas kematian Sullivan ini.

Soal cuaca yang ekstrim dan suadh diperingatkan oleh Badan Nasional Cuaca Amerika, Swarbrick mengatakan latihan di lapangan terbuka bukanlah keputusan satu orang. "Yang pasti saat ini kami sangat berduka."(TempoInteraktif.com)

Friday, October 29, 2010

Terganggu Saat Main Facebook, Ibu Bunuh Anak

 Saking tidak mau diganggunya saat sedang asyik bermain game di internet, seorang ibu muda di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat, membunuh bayinya yang rewel. Alexander Tobias menghabisi nyawa bayinya, yang berusia tiga bulan, dengan cara mengguncangkan badannya berkali-kali.

Menurut laman harian Daily Mail, Tobias akhirnya dinyatakan bersalah oleh pengadilan Florida pada sidang Rabu, 27 Oktober 2010. Berdasarkan bobot pelanggaran yang diatur undang-undang pidana, dia terancam hukuman maksimal seumur hidup. Hakim baru akan membacakan vonis atas terpidana pada Desember mendatang.

Ibu berusia 22 tahun itu ditahan sejak Januari 2010 dengan tuduhan pembunuhan tingkat dua. Di depan hakim, Tobias mengakui kesalahannya.

Tobias mengaku perbuatan kejamnya itu berawal dari FarmVille, yaitu salah satu permainan online dari laman jejaring sosial Facebook. Keranjingan pada permainan kompetisi bercocok tanam itu membuat Tobias lupa diri.

Dia mengaku sangat kesal ketika putranya, Dylan Lee Edmondson, terus menangis. Marah dan terganggu dengan tangisan tersebut, dia mengangkat badan Dylan dan mulai menyiksanya. Setelah mengguncang badan korban sekencang-kencangnya, Tobias lalu berusaha menenangkan diri dengan menghisap sebatang rokok.

Bukannya tenang, Tobias yang telah kalut, kembali mengguncang-guncangkan bayinya hingga tewas. Dia mengatakan mungkin kepala Dylan terantuk tembok saat diguncang-guncangkan.

FarmVille adalah permainan selingan paling populer di Facebook dengan 62 juta pengguna aktif dan lebih dari 24,6 juta penggemar pada fans page. Berkat popularitas permainan itu, perusahaan Zynga sebagai pengembang mengantongi US$5,61 miliar.

Namun, muncul beberapa terkait kelalaian orang tua yang asyik bermain komputer. Pada saat seperti ini anak-anak yang tinggal bersama pemain rentan menjadi korban.

Awal tahun ini, sepasang suami-istri di Korea Selatan membiarkan anak mereka mati kelaparan. Saat itu mereka sibuk dengan permainan membesarkan bayi virtual di internet.

Pada September, seorang Ibu di AS dilarang oleh pengadilan untuk menggunakan komputer lagi setelah dia terbukti mengabaikan anak-anaknya serta anjingnya hingga kelaparan karena keranjingan game.(vivanews.com)

Tuesday, October 26, 2010

Tanda – Tanda Manusia Akan Meninggal Seminggu Lagi


Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?

Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:

1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.

2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.

3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.

4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.

5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.

6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.

7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.

Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.(ngobrolaja.com)

Sunday, October 17, 2010

5 Metode Eksekusi Mati paling kejam

1. Bestiarii



Sebagai alat untuk menyiksa hukuman mati, mati oleh binatang buas adalah hukuman bagi musuh-musuh negara, kategori yang termasuk orang-orang tawanan dan budak dinyatakan bersalah kejahatan yang serius. Ini dikirim ke kematian mereka telanjang dan tidak mampu mempertahankan diri melawan binatang. Bahkan jika mereka berhasil membunuh satu, binatang segar terus-menerus dilepaskan pada mereka, sampai semua bestiarii mati. Hal ini melaporkan bahwa hal ini jarang diperlukan untuk dua binatang lain yang diperlukan untuk mencatat satu orang. Sebaliknya, salah satu binatang yang sering dikirim beberapa pria. Cicero menyebutkan satu singa yang sendirian dikirim 200 bestiarii.

2. Crushing



Kematian dengan menghancurkan atau menekan adalah metode eksekusi yang memiliki sejarah panjang di mana teknik yang digunakan sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain. Bentuk eksekusi ini tidak lagi didukung oleh badan pemerintahan. Metode umum kematian di seluruh Selatan dan Asia Tenggara selama lebih dari 4.000 tahun ini menghancurkan oleh gajah. Romawi dan Carthaginians menggunakan metode ini sekali-sekali. Dalam mitologi Romawi, Tarpeia adalah seorang gadis Roma yang mengkhianati kota Roma ke Sabines sebagai imbalan atas apa yang dia pikir akan menjadi hadiah perhiasan. Dia bukannya dihancurkan sampai mati dan tubuhnya dilemparkan dari Tarpeian Rock yang sekarang beruang namanya. Kasus yang paling terkenal di Inggris Raya adalah Katolik Roma St Margaret Clitherow martir, yang ditekan mati pada tanggal 25 Maret 1586, setelah menolak untuk memohon dengan muatan memiliki harboured Katolik (kemudian dilarang) imam di rumahnya. Dia meninggal dalam waktu lima belas menit di bawah berat minimal £ 700. Satu-satunya executee dari menghancurkan dalam sejarah Amerika Giles Corey, yang ditekan mati pada September 19, 1692 pada penyihir Salem persidangan, setelah ia menolak untuk memasukkan permohonan dalam persidangan yudisial (digambarkan di atas).

3. Snake Pit



Lubang ular adalah sarana Eropa historis menerapkan hukuman mati. Narapidana dilemparkan ke dalam lubang yang dalam yang berisi ular berbisa, seperti ular beludak. Mereka meninggal dari keracunan bisa ular sebagai ular kesal menyerang mereka. Contoh pelaksanaan metode ini adalah bahwa dari panglima perang Viking Ragnar Lodbrok di 865, setelah pasukannya dikalahkan dalam pertempuran oleh Raja Ælle II dari Northumbria. Hukuman serupa muncul di Cina kuno selama Lima Dinasti dan Sepuluh Negara (907-960). Han selatan, salah satu negara bagian, dikenakan hukuman di mana seorang tahanan dilemparkan ke dalam kolam air yang mengandung ratusan ular berbisa. Segera tawanan itu dibunuh oleh puluhan gigitan ular. The geeks diantara kita juga akan ingat penampilan lubang ular dalam Raiders of The Lost Ark di Indiana Jones yang terperangkap ketika ia mencoba untuk mengambil Tabut Perjanjian.

4. Falling



Melempar atau menjatuhkan orang dari ketinggian yang besar telah digunakan sebagai bentuk eksekusi sejak zaman kuno. Orang-orang dihukum mati dengan cara ini mati dari luka-luka yang disebabkan oleh memukul tanah dengan kecepatan tinggi. Pada masa pra-Romawi Sardinia, orang-orang tua yang tidak mampu menghidupi diri sendiri adalah ritual dibunuh. Mereka mabuk dengan tanaman neurotoxic dikenal sebagai "sinis rempah" (yang menurut beberapa ilmuwan hemlock dropwort air) dan kemudian turun dari batu yang tinggi atau dipukuli sampai mati. Iran mungkin telah menggunakan bentuk ini eksekusi bagi kejahatan sodomi. Menurut Amnesty International, dua orang itu dihukum karena memperkosa dua mahasiswa dan dihukum mati. Mereka akan dilemparkan dari tebing atau dari ketinggian. Laki-laki lain yang terlibat dalam insiden ini adalah kalimat untuk bulu mata, mungkin karena mereka tidak melakukan penetrasi seks dengan para korban. Digambarkan di atas adalah Forum Romawi yang memiliki pemandangan bagus Gemonian tangga dari orang-orang yang dilemparkan ke kematian.

5. Premature Burial



Di Roma kuno seorang Vestal Virgin dihukum karena melanggar sumpah selibat nya adalah "dikubur hidup-hidup" dengan menjadi disegel di dalam sebuah gua dengan sejumlah kecil roti dan air, sehingga seolah-olah dewi Vesta dapat menyelamatkan dirinya seharusnya dia sudah benar-benar tidak bersalah. Dalam ke-17 dan awal abad 18 di feodal Rusia, modus yang sama eksekusi dikenal sebagai "pit" dan digunakan terhadap perempuan yang dihukum karena membunuh suami mereka. Kasus terakhir yang diketahui terjadi ini tahun 1740. Selama Perang Dunia II, tentara Jepang telah didokumentasikan warga sipil Cina dikubur hidup-hidup, terutama dalam Pembantaian Nanjing.

                                 Sumber: http://listverse.com/2009/09/23/10-m...-of-execution/

Wednesday, October 13, 2010

10 Kematian Paling Tragis Saat Syuting Film

Aktor dan Crews film sering ditempatkan ke dalam situasi sangat berbahaya untuk memberikan hasil yang lebih asli untuk film mereka.
Tapi sayangnya pada banyak kesempatan mengakibatkan tragedi kematian nyata di set.
Berikut ini adalah daftar dari 10 film yang berhubungan dengan kematian tragis..

10. Twilight Zone

Korban: Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7 th) dan Renee Shin-Yi Chen (umur 6 th)
Selama segmen film yang diarahkan oleh John Landis pada 23 Juli 1982, aktor
Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) juga Renee Shin-Yi Chen (umur 6) meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah helikopter yang digunakan. Helikopter yang telah berada di ketinggian hanya 25 kaki (8 meter), terlalu rendah untuk menghindari ledakan yang digunakan pada pembuatan ledakan.
Kecelakaan ini menyebabkan larangan terhadap dunia film untuk melarang anak2 terlibat dalam kegiatan berbahaya di film.

9. Top Gun

Koban: Art Scholl
Pilot aerobatic terkenal, Art Scholl, yang direkrut untuk melakukan penerbangan di film untuk menghasilkan gambar yg sempurna untuk film. di dalam naskah Art scholl disuruh untuk melakukan flat spin, tetapi Scholl tidak dapat mengendalikan dan akhirnya pesawat yg diterbangkannya jatuh ke Samudra Pasifik di bagian selatan pantai California. Penyebab kecelakaan tetap tidak diketahui. Top Gun didedikasikan untuk mengingat Art Scholl.

8. The Return of the Musketeers

Korban: Roy Kinnear
Pada 20 September 1988, Madrid, Spanyol, aktor Roy Kinnear patah tulang pinggangnya setelah jatuh dari kuda lalu dia tak dapat di tolong lagi.

7. The Flight of the Phoenix

Korban: Paul Mantz
Di film produksi 1965, Paul Mantz tidak menggunakan stunt untuk menerbangkan pesawat asli untuk hasil film yang maksimal, tetapi dia malakukan kesalahan pada saat manuver take-off

6. Jumper

Korban: David Ritchie
Untuk pembuatan set di salah satu adegan Samuel Jackson, menggunakan bahan2 campuran dari pasir, tanah dan es.. crew produksi David Ritchie tertimpa pasirbeku dan tanah yang ingin di bongkar di salah satu set outdoor, dimana cuaca disaat itu pun lagi dingin2nya.

5. X*X

Korban: Harry L O’connor
salah satu stunt Van Diesel untuk melakukan parasailing, tetapi naas karena tertabrak jembatan.

4. The Final Season


Korban: Roland Schlotzhauer
Cameraman terkenal yang selalu mengambil gambar berkualitas dari helikopter, naas dibulan oktober 2007, helikopter yg dugunakan untuk mengambil gbr di film ini terjatuh.

3. Troy

Korban: George Camilleri

Stuntman dari Brad Pitt patah tulang kakinya pada saat melakukan adegan, dan tidak tertolong lagi ketika dibawa ke RS krn pembekuan darah di lukanya.

2. The Crow

Korban: Brandon Lee (Putra Bruce Lee)
Pada tanggal 31 Maret 1993 di North Carolina studios, Wilmington NC.
Pada sisa 8 hari untuk penyelesaian film tsb, ada set dimana Lee (Eric Draven) menyaksikan tunangannya akan diperkosa oleh Michael Masse..
didalam set itu Michal masse menembak Eric Draven dan ternyata senjatanya terisi dengan peluru asli.

1. Enter the Dragon


Korban: Bruce Lee
Bruce Lee meninggal bukan karena pembengkakan otak, tapi PENYUSUTAN OTAK. Karena pada saat otopsi otaknya di temukan menyusut 100cc, penyebab kematiannya di vonis karena kelelahan. Para Martial Artist berpendapat hal tsb terjadi karena tubuh yg push melebihi limitnya, Contohnya gini: misalkan anda Fitness dan mengangkat beban, di titik tertentu anda akan merasa sangat2 tidak kuat utk melakukan repetisi / angkatan tapi anda paksa sampai tubuh dan kepala anda ikut bergetar, nah hal inilah yg tidak baik. Bruce Lee melakukan ini setiap hari dan hampir setiap saat dimana dia tidak bekerja maka dia olahraga.
Dan utk kematiannya lebih tepat yaitu setelah dia menyelesaikan syutting fight scene utk film GAME OF DEATH yg merupakan film terakhirnya. Bukan ENTER THE DRAGON!!! Disini sampai2 rekan2 Bruce berkata jangan pernah lagi gunakan kata “DEATH” pada judul2 film Warner Bros.
Tambahan lagi, film GAME OF DEATH adalah 1 1 nya film yg menggunakan mayat asli pada adegan kematian dimana sang tokoh utama akhirnya meninggal di akhir cerita. Disitu terlihat adegan pemakaman Bruce Lee dan disitu jg terlihat Mayat Bruce Lee yg sudah di balsem dan siap tutup peti yg disaksikan seluruh Hongkong.

                  Sumber : http://www.bikinsegar.co.cc/2010/10/10-kematian-tragis-saat-syuting.html
Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings