Monday, December 22, 2014

Karakteristik Matahari

Matahari adalah benda langit yang merupakan bintang di pusat Tata Surya. Bentuknya nyaris bulat dan unsur-unsurnya terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet.Berikut ini beberapa karakteristik matahari :

● Bintang tunggal: Para astronom memperkirakan bahwa 85 persen dari bintang-bintang di sekitar matahari berada dalam kelompok-kelompok yang terdiri dari dua atau lebih bintang yang saling mengorbit. Bintang-bintang demikian diikat oleh daya gravitasi.

Akan tetapi, karakteristik matahari yang pertama adalah bintang tunggal. ”Kasus tentang matahari sebagai bintang tunggal tampaknya agak tidak biasa,” tulis seorang astronom . Status tunggal dari matahari ini memungkinkan bumi mengorbit dengan lebih stabil, yang selanjutnya, menyebabkan kondisi yang mendukung kehidupan di bola Bumi ini.




● Bintang yang besar: Keunikan lain dari matahari, adalah bahwa ”matahari termasuk di antara 10 persen bintang terbesar di lingkungannya”, lapor sebuah harian terkemuka. Matahari berisi 99,87% massa tata surya, sehingga gravitasinya mengendalikan semua benda lain di tata surya.Karakteristik matahari ini memungkinkan bumi berada relatif jauh dari matahari—150 juta kilometer—tetapi tidak bergerak menjauh darinya. Selanjutnya, jarak yang relatif jauh ini melindungi kehidupan di atas bumi agar tidak tersambar matahari.

● Unsur-unsur berat: karakteristik matahari memiliki 50 persen lebih banyak unsur berat—karbon, nitrogen, oksigen, magnesium, silikon, dan besi—dibandingkan dengan bintang-bintang lainnya yang usia dan jenisnya sama. Tingkat kelimpahan unsur berat dalam matahari sangat rendah, namun beberapa bintang bahkan memiliki tingkat kelimpahan unsur berat yang lebih rendah.” Sesungguhnya, bintang-bintang yang memiliki tingkat kelimpahan unsur berat seperti matahari tergolong ke dalam kategori yang disebut bintang-bintang Populasi I.Lalu, apa hubungannya dengan eksistensi kehidupan di bumi? Nah, unsur-unsur berat penting untuk menopang kehidupan. Namun, mereka jarang ada, hanya kurang dari 1 persen dari isi alam semesta ini. Namun, bumi kita, hampir keseluruhannya terdiri dari unsur yang lebih berat. Mengapa? Karena, kata para astronom, bumi mengorbit bintang yang unik—matahari kita.

● Orbit yang tidak begitu lonjong: Karena matahari adalah anggota bintang Populasi I, ada keuntungan lain yang timbul.Bintang-bintang Populasi I umumnya memiliki orbit yang hampir berbentuk bundar yang mengitari pusat galaksi. Orbit matahari tidak begitu elips dibandingkan dengan orbit bintang-bintang lain yang seusia dan sejenis. Mengapa karakteristik matahari mempengaruhi eksistensi kehidupan di bumi? Karena bentuk bundar dari orbit matahari mencegah matahari agar tidak terjerumus ke galaksi yang lebih dalam, yang sering didatangi oleh supernova (bintang-bintang yang meledak).

● Variasi dalam kecemerlangan: Di sinilah letak fakta menarik lain tentang bintang dari tata surya kita ini. Dibandingkan dengan bintang-bintang yang sama lainnya, matahari memiliki lebih sedikit variasi dalam kecemerlangan. Dengan kata lain, kilauannya lebih stabil dan konstan. Kilauan cahaya yang relatif stabil demikian sangat penting bagi kehidupan di bumi.Keberadaan kita di planet ini adalah bukti bahwa kilauan matahari merupakan salah satu dari faktor-faktor lingkungan yang lebih stabil, kata seorang sejarawan sains yang berkomentar tentang karakteristik matahari.

● Kemiringan orbit: Orbit matahari hanya sedikit miring terhadap bidang datar Bima Sakti. Ini berarti bahwa sudut antara bidang datar dari orbit matahari dan bidang datar dari galaksi kita sangat kecil.

Friday, December 19, 2014

Pentingnya Mengenal Gejala dan Penyebab Penyakit Prostat

Apa yang anda ketahui tentang penyakit prostat? Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra. Pada pria dewasa, bobotnya mencapai 20 gram dan Prostat bisa dikatakan sebagai penghasil suatu cairan yang membentuk 30 persen volume air mani. Kelenjar prostat merupakan bagian organ tubuh yang ada pada sistem reproduksi pria. Dan tidak jarang orang yang terkena penyakit prostat,karena kurangnya pemahaman apa sebenarnya penyebab penyakit prostat.


Gejala dan penyebab penyakit prostat : Sejumlah gejala yang terasa di seputar panggul pria ada hubungannya dengan peradangan atau tumor prostat. Prostatitis—radang prostat—dapat menyebabkan demam, ketidaknyamanan ketika buang air kecil, dan nyeri pada daerah sakrum atau kandung kemih. Bila prostat amat membengkak, penderita tidak dapat lagi buang air kecil. Jika peradangan itu disebabkan oleh bakteri, penyakitnya disebut prostatitis bakterial, yang biasanya akut atau kronis. Ini biasanya dikaitkan dengan infeksi saluran kemih. Akan tetapi, dalam lebih banyak kasus, penyebab peradangan ini tidak terdeteksi, sehingga penyakitnya disebut prostatitis nonbakterial.

Masalah prostat yang umum adalah meningkatnya kekerapan buang air kecil, buang air kecil di malam hari, melemahnya pancaran air seni, dan perasaan bahwa air seni di dalam kandung kemih belum benar-benar habis. Ini juga salah satu indikasi penyebab penyakit prostat.Gejala-gejala ini biasanya mengindikasikan adanya hiperplasia prostatis ringan (benign prostatic hyperplasia/BPH)—pembengkakan prostat nonkanker—yang dapat menyerang pria berusia 40 tahun ke atas. Risiko terkena BPH meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Penyakit ini diderita oleh 25 persen pria berusia 55 tahun dan 50 persen pria berusia 75 tahun.

Penyebab Penyakit Prostat 
Meskipun para ilmuwan masih belum mengetahui dengan pasti apa penyebab penyakit prostat, mereka yakin bahwa faktor-faktor genetik dan hormon terlibat. Penyebab utamanya masih belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa indikasi yang dapat menyebabkan penyakit prostat tersebut. Yaitu kurangnya menjaga kebersihan alat kelamin yang menimbulkan jamur atau infeksi pada alat kelamin tersebut sehingga munculah penyakit prostat.

Salah satu Lembaga riset ternama yakin bahwa tes medis preventif untuk mendeteksi penyebab penyakit prostat dapat menyelamatkan nyawa penderita. Perawatan kemungkinan besar akan berhasil jika kanker dideteksi sejak dini. Lembaga riset tersebut menyarankan agar pria yang di atas usia 50 tahun, atau di atas 45 tahun dalam kasus penderita berisiko tinggi, menjalani pemeriksaan medis tahunan.
Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings