Friday, September 17, 2010

Surat Kabar Mesir Edit Foto Obama

 
Kairo - Surat kabar pemerintah Mesir, Al Ahram, mengubah foto Presiden Barack Obama dan Presiden Mesir Husni Mubarak. Alasannya, presiden mereka berjalan belakangan.

Foto yang diedit itu bertempat ketika Mubarak dan Obama menjadi penengah untuk perundingan antara Presiden Palestina Mahmud Abbas dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Ikut hadir sebagai penengah dan juga terpotret, adalah Raja Jordania Abdullah II.

Dalam foto tersebut, kelima pemimpin negara itu sedang berjalan menuju East Room untuk memberikan pernytaan pers. Sebagai tuan rumah, Obama berjalan paling depan. Netanyahu dan Abbas mengapit kanan kirinya. Sejajar dengan Abbas adalah Raja Abdullah.

Sementara Mubarak berjalan di sebelah Netanyahu dan memang terlihat paling belakang di antara kelompok itu. Media Mesir memang sejak lama menghadapi sensor dari pemerintah. Tak heran mereka memilih menempatkan Mubarak paling depan.

Namun foto itu dikomentari oleh oposisi dari Youth Movement sebagai suatu tindakan yang kelewat batas. "Seperti inilah korup media di Mesir. Mereka sudah tak berimbang dan jujur lagi," demikian situs resmi kelompok itu, seperti dilansir AP, Jumat (17/9).(Inilah.com)

Ponsel Membaca Pikiran? Mungkin Saja!

 Pernahkah terlintas dalam pikiran Anda, membayangkan sebuah smartphone yang begitu pintar hingga bisa membaca pikiran penggunanya? Salah satu ilmuwan di laboratorium Intel mengatakan smartphone semacam itu bisa saja terwujud.

"Teknologi telah berkembang pada satu titik yang bersifat context-aware computing, sebuah gagasan yang telah hadir selama lebih dari dua dekade, menjadi lebih nyata dengan munculnya perangkat mobile," kata kepala riset di Intel, Justin Rattner.

Dia mengatakan, teknologi yang terus berkembang tiada henti sangat mungkin menggiring sebuah ponsel bisa bertindak layaknya paranormal yang tersimpan di saku seseorang.

Ponsel ini bisa saja mengumpulkan informasi rahasia si pengguna dan memanfaatkannya untuk memprediksi apa yang ingin dilakukan si pengguna dan menawarkan beberapa saran. Canggih bukan?

Dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip detikINET, Jumat (17/9/2010), saat mengemukakan prediksi ini di ajang konferensi developer tahunan Intel yang berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat, Rattner memberikan beberapa contoh dalam presentasinya. Salah satunya sebuah aplikasi prototype hasil kolaborasi Intel dengan perusahaan jasa perjalanan wisata Fodor's Travel.

Aplikasi ini mempelajari jenis makanan dan tempat-tempat wisata yang disukai pengguna, berdasarkan pencarian yang diketik di ponsel atau lokasi yang teridentifikasi GPS. Nantinya aplikasi itu akan membuat rekomendasi serupa ketika pengguna mengunjungi sebuah tempat baru.

Ditambahkan Rattner, perusahaannya tengah bekerja mengembangkan software yang bisa memprediksi apa yang diinginkan pengguna.(detik.com)
Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings