Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Saturday, August 20, 2011

Peran Guru Bagi Dunia Pendidikan

Menjadi seorang Guru bukanlah tugas yang mudah,ini adalah pekerjaan yang menuntut banyak pengorbanan.Meskipun beberapa Guru tampaknya dapat dengan mudah melaksanakan tugasnya,mengajar sebenarnya mengandung banyak rintangan.Bisa jadi karena kenakalan murid-murid ataupun karena gaji yang di berikan tidak memadai.

Banyaknya rintangan dan kesulitan yang di hadapi sewaktu menjadi seorang Guru,tidak menyurutkan langkah mereka untuk mengabdi kepada dunia pendidikan.Seorang Guru yang saat ini berusia 47 tahun mengatakan seperti ini : "saya memilih profesi ini karena saya tertarik kepada profesi ini sejak saya masih menjadi seorang murid.Saya menganggapnya kreatif dan kaya inspirasi.Mengajar adalah pekerjaan yang unik.Saya sangat mencintai profesi saya sekarang ini."

Peran Guru bagi dunia pendidikan begitu nyata,ini terlihat dari banyaknya generasi-generasi muda yang berhasil meraih pendidikan tinggi ataupun meraih pekerjaan yang bergengsi.Seorang Guru selalu memaparkan kepada murid-muridnya manfaat jangka panjang yang akan di peroleh jika benar-benar fokus di dunia pendidikan.


Tapi sikap yang umum dari para murid sekolah sekarang ini adalah belajar merupakan sesuatu yang membosankan.Murid-murid pada umumnya hanya ingin bersenang-senang dan melakukan hal-hal yang mereka sukai.Para Guru benar-benar di uji dalam hal ini.Para Guru juga harus bisa memberikan pengertian kepada murid-murid bahwa belajar adalah sesuatu yang menyenangkan.

Sudah seharusnyalah murid sekolah,orangtua murid,alumni sekolah,para pekerja yang berhasil menyatakan pujian kepada para Guru yang adalah sang pengabdi di dunia pendidikan.Karena Guru lah yang meletakkan fondasi penting bagi dunia pendidikan.

Tuesday, November 23, 2010

Inggris Pangkas Pelajar Asing

 Pemerintah Inggris akan memangkas pelajar asing yang belajar di negaranya hingga angka puluhan ribu orang. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi imigrasi serta menindak para penyalahgunaan visa.

Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May, Selasa, 23 November 2010, mengatakan bahwa setengah dari para pelajar asing tidak memiliki visa belajar di perguruan tinggi Inggris.

Visa yang mereka miliki adalah visa A-level dan GCSEs, yaitu visa untuk kursus atau untuk bidang studi tertentu. May mengatakan bahwa terdapat kenaikan lebih dari 40 persen jumlah perguruan tinggi palsu. Kebanyakan dari perguruan tinggi tanpa izin ini menawarkan pendidikan tanpa gelar atau kursus bahasa.

“Kami memperkirakan hampir separuh dari semua pelajar asing di Inggris datang untuk menempuh pendidikan di bawah tingkat universitas,” ujar May.

May juga mengatakan kementeriannya akan mengkaji ulang standar kursus yang dapat diikuti pelajar asing, kriteria pelajar serta kemampuan bahasa Inggris mereka.

Kementerian juga akan memastikan para pelajar ini akan kembali ke negaranya segera setelah studinya selesai, serta mengkaji hak mereka untuk bekerja di Inggris.

Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin May juga akan mengumumkan batas jumlah para pekerja migran untuk tahun depan. Diperkirakan jumlahnya akan sekitar 40 ribu, hal ini merupakan penerapan dari rencana Perdana Menteri Inggris, David Cameron, untuk menurunkan angka migran dari 196 ribu ke angka puluhan ribu.

Rencana ini mendapat penentangan dari para pemimpin universitas dan beberapa anggota parlemen Inggris. Mereka takut pembatasan jumlah pelajar akan merusak reputasi Inggris sebagai salah satu negara tujuan utama pendidikan, sekaligus juga mengurangi pemasukan yang akan diberikan oleh para pelajar.

May menampik hal ini dengan mengatakan bahwa dia hanya akan menyaring pelajar yang hendak mengambil kursus ke Inggris, bukan yang ingin berkuliah.

“Saya jelaskan di sini, saya tidak akan mencegah mereka yang datang untuk mendapat gelar sarjana dan saya akan melindungi institusi akademis Inggris yang bertaraf internasional,” ujar May.

Sumber:http://dunia.vivanews.com/news/read/190198-inggris-pangkas-pelajar-asing

Friday, November 12, 2010

Gila, 200 Mahasiswa Nyontek Massal!!

 ORLANDO - Ratusan mahasiswa University of Central Florida di Orlando, Amerika Serikat (AS) mencontek dalam ujian. Mereka kini diberi pilihan, mengaku atau menghadapi konsekuensinya.

Apa pun keputusan mereka, para mahasiswa tersebut harus mengulang ujian tengah semester mereka minggu ini.

Penjelasan Profesor Richard Quinn direkam dalam sebuah video dan ditujukan kepada para mahasiswanya. Dia menjelaskan, hasil tes satu setengah tingkat lebih tinggi dari pada tes mereka sebelumnya.

Peningkatan nilai yang signifikan tersebut menimbulkan kecurigaan sehingga Quinn menjalankan uji statistik yang lebih rumit pada hasil ujian mahasiswanya. Dia kemudian seakan mendapat sebuah konfirmasi ketika seorang mahasiswa secara anonim memberikan informasi tentang kecurangan tersebut. Quinn tidak mengetahui motivasi si pemberi informasi, apakah karena rasa bersalah atau sebuah bentuk pengakuan.

Sebanyak 200 mahasiswa, atau sekira sepertiga angkatan, dipercaya menerima salinan berkas ujian. Skandal ini merupakan yang terbesar dalam sejarah universitas tersebut. Quinn menyebut skandal tersebut sebagai 'pisau di jantungku'. Dia menghitung siapa yang sebenarnya mencontek, dan kemudian memberikan hukuman kepada seluruh kelas.

"Saya tidak hanya kecewa, tetapi juga sakit secara fisik, dan muak. Sya lantas bertanya-tanya, apa artinya pengabdian saya selama 20 tahun terakhir?" ujar Quinn seperti dikutip dari ABC News, Kamis (11/11/2010).

Dia menawarkan ultimatum kepada para mahasiswanya mengaku dan mendengarkan kuliah empat jam tentang etika, lalu tidak akan ada catatan tentang skandal tersebut dalam sejarah pendidikan mereka. Jika para mahasiswa tersebut tidak mengaku, maka mereka akan mengambil risiko.

"Jika kalian mau berjudi dengan taruhan tinggi, saya tantang kalian mengambil opsi tersebut. Sebab kami sudah tahu siapa saja yang mencontek," tuturnya.

Di luar ultimatum tersebut, Quinn membuat 600 mahasiswanya mengambil ujian ulang, baik mereka memang benar mencontek atau tidak. Dia memberi waktu hingga Rabu depan bagi para mahasiswa yang mencontek untuk mengakui kesalahan mereka, dan mengambil kuliah etika untuk menghindari dipecat dari kampus. Quinn menyatakan, setengah dari jumlah pencontek telah mengaku.

Sumber:http://kampus.okezone.com/read/2010/11/11/373/392266/gila-200-mahasiswa-nyontek-massal

Friday, October 22, 2010

Sekolah Paling Berbahaya di Dunia



Murid di bagian terpencil di China harus menghadapi jalan yang mengerikan hanya untuk menghadiri sekolah, jalanan ini harus melintasi tebing yang tinggi dan curam, dengan jalur yang sangat sempit.

Sekolah yang terletak di desa Gulu, provinsi Sichuan, berada dilereng dan untuk mendaki ke arah sekolah membutuhkan waktu sekitar 5 jam. Sekolah dasar ini hanya memiliki satu guru dan sudah mengajar di sana selama 26 tahun.

Penduduk mengakui bahwa sekolah itu berbahaya bagi para murid, kareana lebar jalan setapak yang harus dilalui oleh para murid hanyalah sekiar setengah meter saja, dan ketinggiannya cukup menakutkan.

Sekolah yang ada memiliki lima gedung beton dan lapangan dengan papan bola basket, yang dibuat dari tiang kayu dan papan rusak. Tapi sampai sekarang murid2 dilarang melakukan tembakan ke arah tiang, karena jika meleset dan bolanya jatuh ke jurang, dibutuhkan waktu setengah hari buat mengambil bola itu.

Shen Qijun, 45, guru yang ada, berkali-kali ingin berhenti dari pekerjaan yang sudah dijalaninya selama 26 tahun ini. Tapi berkali-kali pula para penduduk menahannya, karena tidak ada orang lain yang mau mengajar anak2 di desa itu.

Shen mengajar Matematika dan Bahasa Cina, tapi kata Shen, selama 26 tahun ini hanya ada dua murid yang berhasil ke universitas, dan masalahnya hanya karena isolasi. Salah seorang relawan yang pernah mengajar di sekolah itu mengatakan: "Para murid bekerja keras sekali, tapi sama sekali mereka tidak pernah melihat komputer, mobil atau bahkan toilet duduk."(indowebster.web.id)

Wednesday, October 20, 2010

Mengintip Sekolah di Indonesia Pada Zaman Kolonialisme Belanda

Pada saat penjajahan belanda dulu di Indonesia sempat didirikan berbagai jenis sekolah-sekolah belanda yang dibagi-bagi menjadi beraneka ragam jenis, yaitu :

1. ELS (Eurospeesch Lagere School) atau disebut juga HIS (Hollandsch Inlandsch School) sekolah dasar dengan lama studi sekitar 7 tahun. Sekolah ini menggonakan sistem dan metode seperti sekolah di negeri belanda.

2. HBS (Hogere Burger School) yang merupakan sekolah lanjutan tinggi pertama untuk warga negara pribumi dengan lama belajar 5 tahun. AMS (Algemeen Metddelbare School) mirip HBS, namun setingkat SLTA/SMA.

3. Sekolah Bumi Putera (Inlandsch School) dengan bahasa pengantar belajarnya adalah bahasa daerah dan lama study selama 5 tahun.

4. Sekolah Desa (Volksch School) dengan bahasa pengantar belajar bahasa daerah sekitar dan lama belajar adalah 3 tahun.

5. Sekolah lanjutan untuk sekolah desa (Vervolksch School) belajar dengan bahasa pengantarnya bahasa daerah dan masa belajar selama 2 tahun.

6. Sekolah Peralihan (Schakel School) yaitu sekolah lanjutan untuk sekolah desa dengan lama belajar 5 tahun dan berbahasa belanda dalam kegiatan belajar mengajar.

7. MULO Sekolah lanjutan tingkat pertama singkatan dari Meer Uitgebreid Lager Onderwijs dengan tingkatan yang sama dengan smp / sltp pada saat jika dibandingkan dengan masa kini.

8. Stovia (School Tot Opleiding Van Inlansche Artsen) yang sering disebut juga sebagai Sekolah Dokter Jawa dengan masa belajar selama 7 tahun sebagai lanjutan MULO.








sumber: http://timetotalks.blogspot.com/2010/02/mengintip-sekolah-di-indonesia-pada.html

Wednesday, October 6, 2010

9 Cara Menyontek Yg Paling Sering!!

"Memory External"

Cara ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi. 
"Hardisk"

 Cara ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, harus membolak-balik halaman, menimbulkan suara & pergerakan yg mencurigakan. Jika ketahuan gurupun sangatlah sulit menghilangkan jejak & urusannya bisa panjang. Lagi-lagi cara ini sangat tidak disarankan bagi yg duduk depan.

"Sharing & Security"

Nah cara ini juga termasuk yang paling sering dilakukan di kelas ane. Dalam cara ini ada 2 tokoh yaitu server & client. Kelas bagaikan sebuah jaringan komputer. Server haruslah orang yg pintar dalam suatu mata pelajaran. Server bertugas membagi jawaban yg ia tahu kepada para client. Di dalam kelas haruslah terdapat banyak server untuk berbagai pelajaran. Karena jika hanya mengandalkan 1 server, daya jangkaunya sangat sempit. Cara penyebaran jawaban bisa melalui sobekkan kertas, finger code (jika soal pilihan ganda), ataupun peer 2 peer (melalui percakapan tanpa suara) Cara ini tidak akan berjalan baik jika ada murid yg pelit/tukang ngibul. Cara ini butuh waktu yg cukup lama karena butuh waktu yg cukup lama karena harus melewati beberapa tahapan yaitu, proses "upload" jawaban oleh server, "download" jawaban oleh client, & proses penyebaran jawabannya. Cara ini dapat diaplikasikan untuk yang duduk depan. Resiko ketahuannya tergantung pada kekompakkan & kekreatifan dlm menyebarkan & menerima jawaban.

"Mbah Google"

Cara ini bermodalkan hp & pulsa. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no 3, bedanya cuma teknologi yg dipake lebih canggih & modern. Tapi resiko kegagalannya lumayan besar. Apalagi klo ketahuan & diambil guru tuh hp bisa" pindah kepemilikan & urusannya bisa lebih panjang dari no. 3.

"Spy Shot"

Cara ini digunakan jika teman sebangku anda pelit. Anda harus mempunyai mata yg tajam & memanfaatkan waktu secepat mungkin utk melakukannya. Cara ini kurang efektif karena biasanya orang yg pelit berusaha semaksimal mungkin utk menyembunyikan jawabannya. Dia juga punya trik" yg membuat anda tidak dpt melihat/meniru jawabannya.

"Poto Kupi"


Cara ini banyak digunakan oleh para pelajar yg malas membuat contekan. Biasanya mereka mem poto kupi buku cetak / catatan. Biasanya buku/catetan difotocopy perkecil 30-40 kali.

"Hi-Tek"


Sekarang sudah jamannya teknologi. Semua sudah terkomputerisasi. Begitupun dengan mencontek. Sebenarnya cara ini sama dengan cara no. 4, bedanya hanya cara ini tdk membutuhkan pulsa. Jaman sekarang mencontek dapat menggunakan alat" canggih seperti hp ataupun jam tangan, dll. Untuk soal matematika & eksak bisa menggunakan kaluklator hp. Untuk soal b. ing/bhs asing lainnya bisa menggunakan kamus di hp. Untuk soal hafalan bisa menggunakan notes di hp. Bahkan temen ane ada yg punya jam tangan yg bisa masukin contekan.

"Cari Inspirasi di WC"


Cara ini cara yg cukup ampuh jika kita sudah mentok & gak punya contekan. Biasanya anda harus bekerjasama menaruh buku/catetak/contekan lainnya di WC (tentunya di tempat yg tersembunyi). Jika anda bener" sudah mentok barulah anda pergi ke WC utk melihatnya. Jangan beramai-ramai pergi ke WC karena akan membuat guru curiga. Tapi cara ini sudah banyak diketahui oleh guru, jd sebaiknya berhati" lah!

"Ngebatik"


Ngebatik adalah cara mencontek dengan media tangan ataupun meja. Cara ini adalah cara kuno namun cenderung efektif & cukup aman. Cara ini bisa digunakan bagi yg duduk depan, namun harus berhati" & waspada!
                              Source:kaskus.us

Tuesday, August 10, 2010

Green School Di Bali







  


Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings