Sunday, November 7, 2010

Ponsel Termurah Cuma Rp 14 Ribuan

 Jakarta - Carphone Warehouse memperkenalkan sebuah ponsel paling murah dengan harga 99 pence atau sekitar Rp 14.254. Ponsel dengan merek Alcatel OT-209 ini memiliki tampilan seperti telepon genggam pada umumnya.

"Ini adalah ponsel termurah yang pernah ada," kata Charles Dunstone, pendiri Carphone Warehouse seperti dikutip Telegraph, hari ini. Dunstone mengatakan, ponsel ini menjadi pendobrak stigma bahwa ponsel itu adalah barang mewah.

Pertama kali diperkenalkan pada era 1980-an, telepon selular atau handphone ketika itu menjadi barang berteknologi tinggi dan mahal. Meskipun bentuknya masih seukuran 'batu bata' dan biaya operasional yang tinggi, ponsel menjadi ciri khas orang kaya pada masa itu.

Ponsel Alcatel OT-209 memang dirancang untuk mengerjalan tugas handphone pada umumnya, yakni untuk aktivitas panggilan dan pesan singkat. Tidak ada akses ke internet atau kamera. "Tidak semua orang butuh itu," kata Dunstone.

Ponsel yang bobotnya hanya 65 gram ini dilengkapi dengan handsfree, daya tahan baterai hingga lima jam waktu bicara non-stop dan 400 jam stand-by. Di dalamnya, Carphone juga telah membenamkan fitur radio dan mobile game.(TempoInteraktif.com)

Pemain Tinggal Enam, Wasit Hentikan Deltras Vs PSM

 Sidoarjo - Deltras Sidoarjo memetik kemenangan 2-0 atas PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (7/11).

The Lobster membuka gol saat pertandingan baru berjalan 11 menit lewat tendangan bebas Danilo Fernando dari sisi kiri gawang lawan. Tendangan Danilo ke tiang jauh tidak mampu dihadang penjaga gawang PSM Deny Marcel. Deny sendiri tak leluasa mengantisipasi arah bola karena diganggu pemain Deltras.

Petaka bagi PSM datang ketika wasit Suharto dari Jakarta mengusir keluar Goran Subara dimenit ke-45 karena melakukan protes keras. Keluarnya Goran turut mempengaruhi keseimbangan tim. Puncaknya pada menit ke-54 penetrasi Khoirul Mashuda dari sisi kanan pertahanan PSM diakhiri dengan umpan matang ke mulut gawang lawan. Christiano Lopes menyambar umpan tersebut sekaligus menggandakan kemenangan Deltras.

Meski telah tertinggal PSM tak mau menyerah. Mereka tetap memberikan perlawanan gigih kepada tim tuan rumah. Akibatnya sering terjadi benturan fisik yang menyebabkan para pemain PSM ditandu ke luar lapangan.

Pada menit ke-87 wasit terpaksa menghentikan pertandingan karena pemain PSM yang masih mampu meneruskan permainan hanya tinggal enam orang. Empat pemain lainnya, termasuk kapten tim Supriyono, tidak bisa melanjutkan permainan. Cidera Supriyono bahkan lumayan serius sehingga kabarnya harus dibawa ke rumah sakit.

Pelatih PSM Robert Albert mengakui bahwa permainan Deltras lebih baik dari PSM. Namun dia kecewa karena banyak pemainnya yang cidera akibat permainan keras Deltras. "Benturan-benturan itu merugikan kami," kata Albert.

Adapun pelatih Deltras Mustaqim bersyukur karena timnya berhasil meraup poin penuh. Meski demikian Mustaqim mengaku kurang puas dengan permainan anak-anak asuhnya sebab tidak mampu memaksimalkan peluang mencetak gol. "Mestinya kami bisa menambah gol," kata dia.(TempoInteraktif.com)
Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings