Monday, December 10, 2012

Kumpul Kebo-Menguntungkan atau Merugikan?

Zaman telah berubah drastis dan demikian pula sikap beberapa orang terhadap perkawinan. Survei menunjukkan bahwa di negara-negara maju dan berkembang,kumpul kebo tanpa pernikahan merupakan mode atau gaya hidup. Mungkin gaya hidup ini sejalan dengan perkembangan zaman sehingga banyak orang tanpa ragu mempraktekkannya.


Beberapa orang memberi alasan bahwa pengaturan hidup bersama masuk akal, karena ini memungkinkan pasangan tersebut saling mengenal dengan baik sebelum memasuki ikatan perkawinan yang lebih permanen. Keuntungan lain yang diajukan oleh beberapa orang: Ini memungkinkan pasangan tersebut mengurangi pengeluaran dengan menanggung bersama ongkos sewa,ini membuat mereka hidup mandiri dari orang tua mereka,ini menyediakan persahabatan yang dibutuhkan, termasuk hubungan seksual. Pasangan-pasangan tidak menikah yang berusia lebih tua mengatakan bahwa dengan kumpul kebo mereka tidak kehilangan tunjangan keamanan sosial dari pemerintah.

Namun demikian, ada satu sanggahan yang kuat terhadap kumpul kebo tanpa perkawinan yaitu: Pihak mana pun dapat mengakhiri pengaturan ini kapan saja hanya dengan meninggalkan pihak lainnya. Kenyataannya berdasarkan fakta yang ada separuh dari hubungan kumpul kebo tidak bertahan sampai dua tahun, dan dari 50 sampai 75 persen berakhir dalam kurang dari lima tahun.

Segelintir orang yang menganjurkan pengaturan hidup bersama mungkin menganggap akta perkawinan hanya sebagai ”selembar kertas”, sesuatu yang tidak memiliki nilai praktis. Sikap ini juga dipertunjukkan dalam opera sabun dan film-film di TV, dan juga dalam kehidupan pribadi orang-orang terkenal. 

Ternyata bila hal ini dikaji secara mendalam, kumpul kebo hanya akan merugikan. Rasa bersalah, takut, egois demi kesenangan sesaat, luka emosi pasti akan di rasakan oleh pihak-pihak yang telah terlibat. Kesimpulannya : adalah baik hidup bersama dengan ikatan yang sah secara hukum dan agama.

Sunday, December 9, 2012

Keunikan Cheetah-Sang Pemburu Tercepat


Cheetah benar-benar dapat lari seperti angin. Secara menakjubkan, ia dapat melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 kilometer per jam dalam waktu 3,5 detik.Kecepatan maksimumnya mencapai 110 kilometer per jam! Cheetah adalah binatang tercepat di darat. Sebagai perbandingan, seekor kuda pacuan dapat mencapai kecepatan sedikit di atas 72 kilometer per jam, dan anjing pemburu dapat berpacu hingga kira-kira 65 kilometer per jam. Akan tetapi, cheetah hanya dapat mempertahankan kecepatannya yang mengagumkan untuk jarak yang pendek.

Tubuh cheetah agak tegap, dengan kaki yang panjang dan ramping serta punggung yang lentur dan melengkung. Ekornya yang panjang dan berbintik menyediakan keseimbangan sewaktu cheetah memiringkan tubuh dan membelok pada kecepatan tinggi. Sewaktu lari pada kecepatan tertinggi, ia dapat melambung sejauh 6 meter. Salah satu bantuan untuk kegesitan sedemikian adalah kakinya yang unik; kaki-kaki ini lebih mirip kaki anjing daripada kaki kucing. Ia menggunakan cakarnya untuk mencengkeram tanah guna meningkatkan gaya tarikan.



Wajah cheetah benar-benar unik dan cantik. Dua garis hitam yang lembut menurun dari mata ke kedua ujung mulut, sehingga sang kucing tampak seperti sedang sedih dan kesepian. Ditandai dengan bintik-bintik kecil yang jelas, bulunya pendek dan sering kali berwarna cokelat kemerahan di bagian tubuh tetapi agak putih di bagian perut. Anak-anak chetah berwarna lebih gelap pada waktu lahir dan memiliki surai tebal berupa bulu panjang berwarna biru keabuan yang tumbuh dari leher hingga ekornya.
Cheetah mengeluarkan suara seperti bunyi getaran atau ciapan seperti pada burung. Suara ini terdengar hingga jarak dua kilometer dan digunakan untuk berkomunikasi dengan anaknya atau chetah lain.

Perangai cheetah lembut dan tenang bila dibandingkan dengan rekan-rekan kucingnya seperti singa dan macan tutul. Sewaktu merasa senang, ia mendengkur bagaikan kucing rumah yang besar. Cheetah mudah beradaptasi dengan kehadiran manusia dan bahkan ada yang telah dijinakkan. Tentu saja, cheetah bukan jenis kucing rumah. Dalam keadaan dewasa penuh, beratnya 45 kilogram atau lebih, dan giginya yang tajam serta cakarnya yang dapat ditarik masuk sebagian menjadikannya binatang yang berbahaya—yang harus diperlakukan dengan kewaspadaan.

Cheetah tidak terlahir dengan kesanggupan berburu dan untuk itu harus dilatih secara ekstensif oleh ibunya. Jika seekor anak cheetah dibesarkan dalam kandang, ia tidak akan memiliki kesanggupan untuk membuntuti dan mengejar mangsanya. Sewaktu induk dan anak-anak cheetah makan bersama, mereka melakukannya dengan tenang, tanpa cakar-cakaran dan perkelahian, tidak seperti singa-singa yang sedang makan. Di daerah-daerah yang kering, cheetah bahkan diamati makan semangka yang ranum.
Related Posts with Thumbnails

Blog Archive

Bloggers - Meet Millions of Bloggers Lifestyle Blogs - Blog Rankings